Whistleblowing System

Whistleblowing System

Whistleblowing System (WBS) merupakan mekanisme yang disediakan oleh Perusahaan, yang memungkinkan seseorang untuk secara rahasia melaporkan dugaan pelanggaran hukum dan/atau kode etik di lingkungan perusahaan melalui saluran-saluran yang disediakan.

Mekanisme ini menjamin kerahasiaan identitas pelapor dan melindungi pelapor dari retaliasi. Hal ini diharapkan dapat mendorong partisipasi aktif semua pihak, baik internal maupun eksternal, untuk menciptakan lingkungan kerja yang sesuai dengan nilai-nilai dan prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik (GCG).

Pelaksanaan WBS diatur pada Pedoman Whistleblowing System Citra Insurance.

Whistleblowing System (WBS) merupakan mekanisme yang disediakan oleh Perusahaan, yang memungkinkan seseorang untuk secara rahasia melaporkan dugaan pelanggaran hukum dan/atau kode etik di lingkungan perusahaan melalui saluran-saluran yang disediakan.

Mekanisme ini menjamin kerahasiaan identitas pelapor dan melindungi pelapor dari retaliasi. Hal ini diharapkan dapat mendorong partisipasi aktif semua pihak, baik internal maupun eksternal, untuk menciptakan lingkungan kerja yang sesuai dengan nilai-nilai dan prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik (GCG).

Pelaksanaan WBS diatur pada Pedoman Whistleblowing System Citra Insurance.

Penyampaian Laporan Whistleblowing

Whistleblowing System (WBS) merupakan mekanisme yang disediakan oleh Perusahaan, yang memungkinkan seseorang untuk secara rahasia melaporkan dugaan pelanggaran hukum dan/atau kode etik di lingkungan perusahaan melalui saluran-saluran yang disediakan.

Mekanisme ini menjamin kerahasiaan identitas pelapor dan melindungi pelapor dari retaliasi. Hal ini diharapkan dapat mendorong partisipasi aktif semua pihak, baik internal maupun eksternal, untuk menciptakan lingkungan kerja yang sesuai dengan nilai-nilai dan prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik (GCG).

Pelaksanaan WBS diatur pada Pedoman Whistleblowing System Citra Insurance.

Whistleblowing System (WBS) merupakan mekanisme yang disediakan oleh Perusahaan, yang memungkinkan seseorang untuk secara rahasia melaporkan dugaan pelanggaran hukum dan/atau kode etik di lingkungan perusahaan melalui saluran-saluran yang disediakan.

Mekanisme ini menjamin kerahasiaan identitas pelapor dan melindungi pelapor dari retaliasi. Hal ini diharapkan dapat mendorong partisipasi aktif semua pihak, baik internal maupun eksternal, untuk menciptakan lingkungan kerja yang sesuai dengan nilai-nilai dan prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik (GCG).

Pelaksanaan WBS diatur pada Pedoman Whistleblowing System Citra Insurance.

Penyampaian Laporan Whistleblowing

Laporan whistleblowing akan ditindaklanjuti oleh Tim Pengelola Pelaporan Pelanggaran (Tim WBS) yang dibentuk oleh Dewan Direksi dan Dewan Komisaris.

Dewan Direksi, melalui Tim WBS, memiliki kewenangan untuk menangani laporan whistleblowing apabila terlapor merupakan karyawan Perusahaan – selain Dewan Komisaris dan/atau Dewan Direksi.

Komisaris independen memiliki kewenangan untuk menangani laporan whistleblowing apabila terlapor merupakan Anggota Dewan Direksi, Dewan Komisaris, dan/atau Organ Pendukung Dewan Komisaris.

Seluruh laporan whistleblowing yang masuk akan melalui tahap pemeriksaan awal. Apabila hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa laporan whistleblowing tidak berisi minimal 3 unsur 5 W 1 H (Apa, Dimana, Kapan, Siapa, Mengapa, dan Bagaimana) serta tidak disertai dokumen pendukung yang lengkap, maka laporan tersebut tidak akan diproses lebih lanjut.

Laporan whistleblowing akan ditindaklanjuti oleh Tim Pengelola Pelaporan Pelanggaran (Tim WBS) yang dibentuk oleh Dewan Direksi dan Dewan Komisaris.

Dewan Direksi, melalui Tim WBS, memiliki kewenangan untuk menangani laporan whistleblowing apabila terlapor merupakan karyawan Perusahaan – selain Dewan Komisaris dan/atau Dewan Direksi.

Komisaris independen memiliki kewenangan untuk menangani laporan whistleblowing apabila terlapor merupakan Anggota Dewan Direksi, Dewan Komisaris, dan/atau Organ Pendukung Dewan Komisaris.

Seluruh laporan whistleblowing yang masuk akan melalui tahap pemeriksaan awal. Apabila hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa laporan whistleblowing tidak berisi minimal 3 unsur 5 W 1 H (Apa, Dimana, Kapan, Siapa, Mengapa, dan Bagaimana) serta tidak disertai dokumen pendukung yang lengkap, maka laporan tersebut tidak akan diproses lebih lanjut.

Waves

Whistleblower System

Ruang Lingkup Laporan Whistleblowing

Pelapor dapat menyampaikan laporan whistleblower meskipun dugaan pelanggarannya diluar dari jenis-jenis berikut.

Jenis-jenis dugaan yang dapat dilaporkan antara lain:

Korupsi

Suap

Gratifikasi

Benturan Kepentingan

Pencurian

Kecurangan

Pemerasan

Pelanggaran Hukum

Pelanggaran Kebijakan-kebijakan Perusahan

Penyalahgunaan Wewenang

Pelapor dapat menyampaikan laporan whistleblower meskipun dugaan pelanggarannya diluar dari jenis-jenis di atas.

Penyampaian dan pengelolaan laporan whistleblowing

Kewajiban Perusahaan

Perusahaan berkewajiban untuk melindungi kerahasiaan identitas pelapor, serta menyediakan ruang yang optimal bagi seluruh pihak untuk melakukan pelaporan atas dasar itikad baik bagi Perusahaan.